Aktivitas Manusia dan Pencemaran

Dalam memenuhi kebutuhannya, manusia memerlukan sumber daya yang ada di alam ini. Manusia menggunakan banyak sumber daya tersebut dan mengolahnya menjadi berbagai barang. Dalam usaha ini, manusia telah memengaruhi lingkungan. Pengaruh aktivitas manusia menyebabkan perubahan keseimbangan alam dan terjadinya pencemaran. Disadari maupun tidak, perubahan akibat aktivitas manusia ini membawa pengaruh terhadap manusia sendiri. Perubahan Lingkungan Selengkapnya tentangAktivitas Manusia dan Pencemaran[…]

Aliran Energi dan Daur Biogeokimia

Komponen biotik dan abiotik memiliki banyak peran dalam ekosistem. Selain itu, kedua komponen tersebut berperan dalam proses aliran energi dan daur biogeokimia. Aliran energi merupakan proses berpindahnya energi dari satu organisme ke organisme lainnya. Aliran energi dapat berupa rantai makanan dan jaring-jaring makanan. Daur biogeokimia merupakan daur perpindahan materi dari komponen abiotik ke komponen biotik Selengkapnya tentangAliran Energi dan Daur Biogeokimia[…]

Suksesi

Suatu komunitas akan mengalami perubahan ketika terjadi gangguan dan kerusakan yang parah, seperti gunung meletus, tanah longsor, banjir, atau akibat kegiatan-kegiatan manusia yang merusak alam. Hancurnya komunitas ini akan menimbulkan suatu perubahan yang cukup besar. Misalnya saja permukaan tanah yang dulunya begitu rimbun akan berubah menjadi permukaan tanah yang terbuka. Keadaan ini akan membuat tempat Selengkapnya tentangSuksesi[…]

Tipe-Tipe Ekosistem

Di muka bumi terdapat bermacam-macam tipe ekosistem. Namun secara garis besar, ekosistem dapat dibagi menjadi dua, yaitu ekosistem darat dan ekosistem perairan. Ekosistem Darat Ekosistem darat dibedakan berdasarkan iklim dan vegetasi dominan wilayah tersebut menjadi beberapa bioma. Meskipun batas wilayah penyebaran bioma-bioma di muka bumi tidak terlalu jelas, namun berdasarkan vegetasi tumbuhan dominannya dapat dibedakan Selengkapnya tentangTipe-Tipe Ekosistem[…]

Komponen Penyusun Ekosistem

Lingkungan hidup adalah suatu ruang yang ditempati makhluk hidup beserta komponen abiotiknya. Cabang Biologi yang mempelajari hubungan antara makhluk hidup dan lingkungannya adalah Ekologi. Istilah Ekologi berasal dari dua suku kata dalam bahasa Yunani, yaitu oikos yang artinya rumah atau tempat tinggal dan logos yang artinya ilmu pengetahuan. Istilah tersebut pertama kali dikemukakan oleh Ernst Selengkapnya tentangKomponen Penyusun Ekosistem[…]

Sistem Pencernaan pada Hewan

Sistem pencernaan pada makhluk hidup telah teradaptasi sehingga sistem tersebut bekerja efisien dan mampu mendukung kehidupan makhluk hidup tersebut dengan sempurna. Pada manusia, makanan kaya serat tidak dapat dicerna oleh tubuh. Lalu, bagaimana dengan hewan- hewan yang memakan makanan berserat, seperti rumput? Sistem pencernaan pada hewan pemamah biak (ruminansia) akan dibahas pada materi berikut. Hewan Selengkapnya tentangSistem Pencernaan pada Hewan[…]

Sistem Pencernaan Pada Manusia

Agar dapat digunakan oleh sel-sel tubuh, makanan yang kita makan harus dicerna atau dipecah menjadi molekul-molekul yang lebih kecil atau sederhana. Proses pencernaan tersebut berlangsung di dalam saluran pencernaan atau organ-organ pencernaan. Makanan dapat diserap oleh saluran pencernaan makanan dan diedarkan ke seluruh tubuh setelah berbentuk molekul-molekul yang kecil. Secara umum, pencernaan dibagi menjadi pencernaan Selengkapnya tentangSistem Pencernaan Pada Manusia[…]

Zat-Zat Makanan

Makanan apakah yang sangat Anda sukai? Pada umumnya, orang menyukai suatu makanan karena rasanya. Makanan adalah sesuatu yang dapat dimakan dan berguna bagi tubuh. Makanan yang berguna bagi tubuh yaitu makanan yang mengandung gizi atau zat-zat makanan. Makanan memiliki beberapa fungsi, yaitu: sebagai sumber energi; pertumbuhan dan perkembangan tubuh; perbaikan sel-sel yang rusak atau tua; Selengkapnya tentangZat-Zat Makanan[…]

KEANEKARAGAMAN HAYATI

A. Tingkat Keanekaragaman Hayati 1.    Keanekaragaman Tingkat Genetik Gen adalah materi hereditas di dalam kromosom yang mengendalikan sifat makhluk hidup. Gen terdapat di setiap inti sel makhluk hidup. Gen pada makhluk hidup memiliki perangkat dasar yang sama, tetapi memiliki susunan yang berbeda. Hal ini menyebabkan setiap makhluk hidup memiliki fenotipe maupun genotipe yang berbeda. Sifat Selengkapnya tentangKEANEKARAGAMAN HAYATI[…]

Fungi (Jamur)

Jamur tidak memiliki klorofil, tidak dapat membuat makanannya sendiri, dan tidak memiliki jaringan-jaringan yang terspesialisasi seperti halnya tumbuhan. Jamur bersifat heterotrof, mendapatkan makanan dari organisme lainnya dengan cara mensekresikan enzim yang menguraikan makanan menjadi molekul sederhana sehingga dapat diserap sel-sel jamur. Sebagian besar anggota kingdom Fungi hidup secara saprofit, mendapatkan makanan dari makhluk hidup yang Selengkapnya tentangFungi (Jamur)[…]